Sekilas YAS

gedung KidsPreneur Center (pusat pelatihan kewirausahaan anak-anak yatim-dhuafa)  Yayasan Al madina Surabaya (YAS), persembahan ummat untuk bangsa

gedung KidsPreneur Center (pusat pelatihan kewirausahaan anak-anak yatim-dhuafa) Yayasan Al madina Surabaya (YAS), persembahan ummat untuk bangsa

Seiring dengan kesan “panti asuhan” sebagai tempat penampungan anak-anak yatim dan dhu’afa, maka Yayasan Al madina Surabaya (YAS) sejak awal lebih memilih nama “Grha Aitam” atau istana anak-anak yatim untuk tempat/ kawah candradimuka para kekasih Rosulullah itu. Dinas Sosial Kota Surabaya mencatat YAS sebagai panti asuhan nomor urut 81 pada tahun 2008. Namun, berkat dukungan stakeholder, khususnya donatur, maka YAS berkomitmen untuk selalu menjadi nomor 1 dalam hal kreatifitas dan inovasi pemberdayaan anak-anak yatim.

Festival menulis 1000 yatim se-Jawa Timur, 28-29 Agustus 2010 di DBL Jawa Pos adalah bukti kesungguhan komitmen itu. Acara yang melibatkan 1.230 anak yatim itu dihadiri Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas UKMK, Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Timur, Walikota Surabaya, dan lain-lain.

Seperti halnya kupu-kupu, ia lahir dari ulat, binatang yang dijauhi manusia, tetapi berkat tirakat dan istiqamahnya, maka ia berubah menjadi kepompong sebelum menjelma kupu-kupu indah yang kedatangannya ditunggu oleh setiap rumah.

Dari sekedar panti asuhan, kemudian berwujud Grha Aitam, kini YAS berkomitmen untuk memilih identitas dirinya menjadi KidsPreneur Center, pusat pelatihan kewirausahaan anak-anak yatim – dhuafa. Ikhtiar bersama mewujudkan panti asuhan model qu’anic KidsPreneur yang ikut andil melahirkan 5% pengusaha muda dari total penduduk Indonesia tahun 2020.

Perjalanan YAS

Pemilihan nama Yayasan Al Madina Surabaya (YAS) terinspirasi oleh  hijrah Nabi Muhammad Saw dari Mecca ke Madina  yang menjadi titik awal sejarah besar peradaban manusia. Dari kota Madina inilah, Rasulullah Saw meletakkan dasar-dasar beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara riil.

Sejarah Madina menunjukkan wajah peradaban modern yang menjunjung tinggi kehormatan sesama anggota masyarakat tanpa memandang identitas agama, suku, ras, dan lainnya. Inilah wajah Islam yang sebenarnya, rahmatan lil ‘alamin.

Kita berharap YAS menjadi kawah candradimuka generasi unggul dari anak-anak yatim, kekasih Rasulullah Saw.

Kegiatan YAS  mulanya hanya pelatihan SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). Training SEFT perdana digelar secara gratis di IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 17 Desember 2006 yang diikuti oleh 350 guru se-Jawa Timur.

Setelah sukses menghelat beberapa pelatihan SEFT, akhirnya YAS melebarkan “sayap” dengan membangun kemitraan bersama LoGOS Institute, memberikan santunan kepada anak-anak yatim se-Jawa Timur, dan bakti sosial, di antaranya;  pengiriman relawan untuk korban bencana gempa Lapindo Sidoarjo, Yogyakarta, Padang, Aceh, dll.

Dari kegiatan sosial itu muncul keinginan dari sebagian pengurus YAS untuk mendirikan panti asuhan. Awalnya impian itu terbentur biaya. Tapi seiring perjalanan waktu, cita-cita itu terwujud. Sampai pada suatu hari, Pembina YAS, H. Moch. Arif Junaidy, SH mewakafkan 2 kapling tanahnya (500m2) di Jl. Bratang Binangun IX No. 25-27 Surabaya senilai 1 milyar untuk dibangun panti asuhan.

Tepat 1 tahun setelah YAS berdiri, pembangunan panti asuhan yang diberi nama Grha Aitam (Istana Anak Yatim) dimulai. Grha Aitam diformat menjadi sebuah panti asuhan dengan gaya bangunan modern yang memposisikan anak yatim sebagai pusat perhatian, subyek pembinaan, pemberdayaan dan pelayanan. Besar harapan pengurus YAS untuk dapat membina anak-anak yatim di dalam Grha Aitam dan menyiapkan mereka sebagai generasi pembangun peradaban masa depan.

Seperti mengikuti arus perubahan, YAS juga mengalami metamorphosis, dari ulat, kepompong, menjadi kupu-kupu. Sejak 19 Pebruari 2012, gedung 3 lantai Grha Aitam diresmikan oleh Mendikbud RI, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nuh, DEA menjadi KidsPreneur Center Al Madina, pusat pelatihan kewirausahaan anak yatim – dhuafa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *